Heronesia.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjadi sasaran
perundungan banyak warganet di media-media sosial, sejak Senin hingga Selasa
(11-12/12/2017) siang ini.
Pasalnya, Sandiaga membuat pernyataan bahwa banjir yang
menerpa banyak wilayah Jakarta pada Senin siang kemarin, disebabkan
"volume air yang luar biasa banyaknya".
Menurut warganet, jawaban Sandiaga itu tak bermanfaat.
Sebab, ketika hujan lebat, sudah tentu debit air meningkat. Sementara banjir
lebih disebabkan tidak ada manajemen yang baik agar volume air besar tersebut
tak tergenang.
"Quote of the year:'Penyebab banjir adalah volume air
yang luar biasa banyaknya'-Sandiaga Uno," tulis administrator laman Humor
Politik di Facebook, sebagai keterangan meme buatannya.
Dalam meme tersebut, terdapat kutipan lengkap pernyataan
Sandiaga dan disandingkan dengan ruas jalan protokol Jakarta yang terendam
banjir.
"Ini kejadian yang sangat eu... anomali cuaca ini yang
saya selalu sampaikan bahwa sistem iklim cuaca ini sudah sangat dan itu saya
sudah baca di bukunya 'Climate of Hope' bahwa climate change ini akan jadi
sebuah fenomena yang akan mewarnai kita tahun-tahun ke depan.... Kalau
penyebabnya ya volume air yang luar biasa banyaknya."
Warganet berakun Lo Kwan Jung di Facebook bahkan menyindir
pernyataan Sandiaga yang terbilang tautologis (pengulangan kata yang tak
diperlukan) tersebut.
”Berarti penyebab kebakaran adalah volume api yang luar
biasa banyaknya, dan penyebab angin topan adalah volume angin yang luar biasa
banyaknya.. Super sekali wagabener!”
Selain itu, warganet juga menyoroti kalimat-kalimat yang
dilontarkan Sandiaga tersebut. Menurut mereka, kalimat-kalimat yang diutarakan
Sandiaga juga tak baku dan susah untuk didapat maknanya.
”Ane gagal paham bro... Kita samaan? Tos dulu,” tulis akun
Dyna Simangunsong menyindir tata kalimat Sandiaga yang sulit dipahami.
Sementara akun Zores Kuo Hung Lin Kok menulis, ”Makin kemari
makin mirip piki??? Kata-katanya lebih parah. Gak ngerti deh.”
Loading...


