Heronesia.com - Pertemuan KTT antara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlangsung di Sentosa, Singapura, Selasa
(12/6).
Pertemuan Kim dan Trump ini menarik perhatian banyak orang.
Hanya saja, bukan saja sosok keduanya yang baru pertama kali bertemu untuk
membicarakan soal nuklir. Pertemuan bersejarah ini ternyata juga 'terfokus'
pada para bodyguard Kim Jong Un.
Pasalnya, para running bodyguard atau bodyguard 'pelari' Kim
Jong Un kembali beraksi.
Bodyguard-bodyguard yang dibawa Kim Jong Un dari Korea Utara
ke Singapura ini kembali berlari ketika sebuah limousine hitam bergerak untuk menjemput
Kim yang baru saja mendarat di Bandara Changi, Senin (11/6).
Sebuah rekaman menunjukkan bahwa para bodyguard itu berlari
mengikuti limousine hitam berkaca gelap dengan dua buah bendera Korea Utara.
Mereka melakukan pengawalan ketat kepada Kim menuju ke hotel St. Regis, tempat
Kim menginap selama di Singapura.
Konvoi pengawalannya meliputi 20 kendaraan termasuk sebuah
ambulans.
Ini bukan pertama kalinya, bodyguard berlari Kim Jong Un
mencuri perhatian. Sebelumnya para bodyguard ini juga terlihat berlari-lari di
samping mobil Kim saat mengawal pemimpin dengan gaya rambut unik ini saat
pertemuan dengan Presiden Korea Selatan beberapa waktu lalu.
Pengamanan ketat Kim bukan hanya soal bodyguard pelarinya.
Sebelumnya, Kim tiba di Singapura dengan penerbangan Air China setelah mengirim
dua penerbangan umpan sebagai taktik pengalihan. Sampai saat ini, mengutip
Daily Mail, perjalanannya ke Singapura merupakan perjalanan terjauh yang
dilakukannya dari negara asalnya.
Bukan tanpa alasan Kim meminta pengawalnya itu untuk
berlari. Pesawat umpan dan bodyguard yang berlari di samping mobilnya ini
dilakukan untuk menjamin keamanan Kim. Masalahnya, sebagai pemimpin tertinggi
Korea Utara, Kim Jong Un khawatir bahwa seseorang akan mencoba membunuhnya.
Kedatangan Kim ke Singapura ini disambut oleh Perdana
Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
"Seluruh dunia menonton pertemuan bersejarah antara
Korea Utara dan Amerika. Terima kasih atas usaha tulus Anda, kami bisa
menyelesaikan persiapan untuk pertemuan bersejarah ini," kata Kim kepada
Lee melalui penerjemahnya.
Loading...

