Heronesia.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat hadiah tongkat
yang diberikan kepala suku Afrika yang baru saja masuk Islam, Toyigbe Zola
alias Muhammad Harun. Tongkat berkepala harimau itu diberikan Toyigbe saat
Anies menutup acara Pertemuan Ulama dan Da'i se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa
di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Jumat (6/7).
Anies menyatakan, hadiah tongkat itu tidak akan dilaporkan
ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lantaran pemberian itu bukan atas nama
pribadi. Menurut dia, tongkat berwarna emas itu nantinya akan dipajang di Gedung
Balai Kota DKI sebagai simbol persahabatan antara Jakarta dan Afrika.
"Kalau buat Anies, saya laporkan. Kalau ini buat
gubernur, kalau buat gubernur ini jadi inventaris Pemprov," kata Anies.
Anies memgatakan, bahwa tongkat itu sebagai simbol pemimpin
yang ditaati dan diikuti oleh rakyatnya. Menurut dia, tongkat itu juga tidak
dipegang oleh pemiliknya, melainkan digantingkan di pundaknya.
"Beliau katakan bahwa harimau di situ itu tanda yang
dibawa pemimpin yang ditaati , pemimpin yang diikuti, pemimpin yang rakyatnya
selalu melaksanakan," ujar Anies saat diwawancara di Hotel Grand Cempaka,
Jakarta, Jumat (6/7).
Saat pertama menerimanya, Anies menyangka tongkat tersebut
memiliki berat yang ringan, tapi ternyata tongkat tersebut cukup berat. Namun,
Anies tidak mengetahui secara pasti nama dari tongkat tersebut.
"Jadi kalau dia bicara ini tanda dia ketua kepala dan
ini berat. Coba anda pegang," ucap Anies.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Suku Afrika, Toyigbe
Zola meghadiri acara pertemuan Dai dan Ulama Internasional ke-5 di Hotel Grand
Cempaka, Jakarta, Rabu (4/7). Dalam acara tersebut, Toyigbe diberikan
kesempatan untuk menyampaikan pengalamannya pada salah satu sesi seminar
bersama ulama dari Arab Saudi.
Toyigbe sebelumnya merupakan seorang kepala suku penyembah
berhala di Kerajaan Benin, Afrika. Kemudian, Syekh Abu Bakar berpuluh-puluh
tahun berdakwah di tengah penyembah berhala tersebut, namun Toyigbe belum juga
mendapatkan hidayah. Hingga akhirnya, Toyigbe diislamkan oleh salah seorang
ulama asal Arab Saudi, Syekh Khalid Al Hamudi.
Nama Toyigbe kemudian diganti dengan nama Harun Muhammad.
Dia pun berterima kasih kepada Syekh Khalid yang telah mengislamkannya dan dia
berjanji akan mendakwahkan Islam kepada kaumnya.
"Saya berjanji akan terus mendakwahkan Islam kepada
kaumku," ujar Toyigbe saat menyampaikan testomoni dihadapan ratusan ulama
dan dai se- Asia Tenggara di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Rabu (4/7). (republika)
Loading...

