![]() |
| Foto: ANTARA |
Pertama, mantapkan soliditas internal dan profesionalisme
Polri untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalalam menghadapi tantangan ke
depan yang semakin kompleks," kata Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Rabu
(11/7/2018).
Kedua, institusi yang dipimpin Kapolri Jenderal Tito
Karnavian ini diminta untuk melakukan perbaikan terhadap kelemahan-kelemahan
yang ada. "Terutama dalam penegakkan hukum harus dilakukan secara
profesional, transparan, dan berkeadilan," kata dia.
Ketiga, Kepala Negara meminta Polri untuk membuang budaya
koruptif dan menghindari tindakan berlebihan, serta meningkatkan kepercayaan
publik kepada Polri.
Keempat, Kedepankan langkah-langkah pencegahan, lakukan
tindakan humanis dalam menangani segala permasalahan sosial yang timbul,"
kata Jokowi.
Dan Kelima, Jokowi
meminta Polri untuk meningkatkan sinergi, koordinasi dan komunikasi dengan TNI
dan semua elemen pemerintah, dan masyarakat dalam menjalankan tugas.
"Saya yakin dengan ikhtiar dengan melakukan
perbaikan-perbaikan, peningkatan soliditas dan profesionalisme, maka Polri akan
menjadi institusi yang semakin dipercaya rakyat dalam menjaga stabilitas,
kamtibmas, dan penegakkan hukum serta sebagai pelindung, pengayom, pelayan
masyarakat," jelas Presiden.
"Dirgahayu Kepolisian RI yang ke 72, terus tegaklah
menjadi rastra sewa kotama, abdi utama nusa dan bangsa. Selamat bertugas,"
imbuh dia.
Loading...

