Heronesia.com - Keempat anak laki-laki yang pertama kali diselamatkan dari
dalam gua di Thailand saat ini berada dalam kondisi sehat. Mereka juga sempat
minta dibuatkan nasi goreng setelah dua pekan terjebak tanpa makan makanan
layak.
"Keempat anak itu baik-baik saja. Tapi mereka mengeluh
lapar dan minta dibuatkan nasi goreng basil," kata kepala operasi
penyelamatan, Narongsak Osotthanakorn, dikutip dari Straits Times, Selasa
(10/7).
Meski kondisi mereka dipastikan baik-baik saja, namun
anak-anak tersebut masih harus menjalani serangkaian pemeriksaan medis.
"Pada umumnya anak-anak itu kuat dan baik-baik saja.
Tetapi saat ini mereka masih berada dalam pengawasan medis yang ketat. Mereka
perlu menjalani lebih banyak tes medis," jelas Menteri Dalam Negeri
Anupong Paochinda.
Di rumah sakit Chiang Rai, staf memasang tirai hijau di
bagian pintu dan jendela agar tidak terlihat dari luar. Pemeriksaan ini
sifatnya tertutup bahkan pihak keluarga pun belum boleh menjenguk anak-anak
mereka.
Menurut keterangan staf medis yang tergabung dalam misi
penyelamatan, pemeriksaan pertama yang dilakukan kepada anak-anak tersebut saat
tiba di rumah sakit berfokus pada pernapasan, tanda hipotermia, dan infeksi
paru-paru udara atau 'penyakit gua'.
Dari semua diagnosis, tim medis lebih menitikberatkan pada
penyakit gua yang bisa disebabkan oleh kelelawar dan kotoran burung. Penyakit
ini bisa berakibat fatal dan menyebar ke bagian tubuh lain jika tidak diobati
dengan segera.
Saat ini tersisa lima orang yang masih terjebak dalam gua.
Empat bocah pertama dikeluarkan pada Minggu (8/7) sedangkan empat bocah tahap
dua dikeluarkan kemarin. Saat ini operasi penyelamatan masih ditunda karena tim
penyelamat sedang mempersiapkan diri dan mengisi tanki oksigen. (merdeka)
Loading...

