Heronesia.com - Center of Strategic and International Studies (CSIS) merilis
hasil elektabilitas calon Presiden di generasi milenial. Hasil survei mengatakan
bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) unggul sebesar 33,3 persen.
Dalam survei itu juga sempat muncul beberapa nama calon yang
dianggap memiliki popularitas tinggi untuk menjadi Presiden yang berpotensi
dipilih oleh generasi milenial. Mulai dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo
Subianto yang menempati posisi kedua, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di posisi
tiga, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di posisi keempat,
Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo dan juga mantan Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purmana ( Ahok) di posisi kelima.
Menurut peneliti CSIS, Arya Fernandes mengatakan bahwa saat
ini masyarakat khususnya generasi milenial menginginkan adanya pemimpin baru.
Sebab itulah muncul nama-nama seperti Ridwan Kamil, dan juga Jenderal Gatot
Nurmantyo hingga Ahok.
"Mencolok adalah Ahok di kalangan milenial
popularitasnya cukup besar, HT (Hary Tanoe), RK (Ridwan Kamil), Susi (Susi
Pujiastuti). Pemilih milenial sudah mulai bosan dengan figur lama. Mereka cari
figur baru. Nama-nama baru seperti Ridwan Kamil, Susi, Ahok, tingkat pengenalan
di milenial lebih besar dari non milenial," ujarnya.
Survei ini dilakukan sejak tanggal 23 sampai dengan 30
Agustus 2017 dengan mengambil suara melalui 600 responden yang berusia 17-29
tahun. Margin of erorr sebesar lebih kurang 4 persen. Responden penelitian juga
dipilih secara acak (multistage random sampling) dari 34 provinsi Indonesia.
Selain itu, nama Agus Harimurti juga dipertimbangkan. Sebab
saat ini masyarakat juga menginginkan sosok yang muda.
"13 persen milenial mengaku akan pilih Demokrat. 3-5
tahun ke depan Demokrat akan agresif karena ada ikon AHY (Agus Harimurti
Yudhoyono). Gerindra enggak ada ikon milenial," ucapnya.
Kendati demikian, menurut survei CSIS persaingan ketat akan
terjadi antara pemegang posisi pertama dan kedua yaitu Jokowi dan Prabowo.
Jokowi dan Prabowo menjadi yang terkuat untuk maju di Pilpres 2019 mendatang
dengan persentase 33,3 dan 25,0 di kalangan generasi milenial.
Sumber: merdeka
Loading...

