Cerita itu mendadak beraroma mistis
karena dibumbui misteri oleh pihak keluarga. Nining ditemukan tergeletak di
pesisir Pantai Palabuhanratu, dalam keadaan tubuh penuh pasir. Pakaian yang ia
kenakan dikatakan sama persis dengan saat ia menghilang tenggelam 1,5 tahun
lalu.
"Nining sempat curhat dia
punya hutang ke Bank kepada DD sang adik, itu diutarakan Nining dua hari
sebelum keluarga dan tetangga berwisata ke Palabuhanratu. Saat itulah ada yang
menyusun skenario, seolah Bu Nining ini hilang lama kelamaan ceritanya berubah
seolah Nining ini hilang karena tenggelam," beber Kapolres Sukabumi Kota
AKBP Susatyo Purnomo kepada awak media, Jumat (6/7/2018).
Skenario itu diperkuat dengan
cerita Nining ditemukan tergeletak di pinggir pantai, tempat dimana pada 8
Januari 2017 lalu Nining dikabarkan hilang. Pada malam penjemputan, pada Sabtu
(30/6/2018), keluarga menyebut Nining tergeletak dengan badan penuh pasir.
"Ada seseorang yang
mengarahkan, membuat skenario itu. Bumbu-bumbu cerita inilah yang sejak awal
berusaha kami ungkap. Kita menghindari masyarakat terjerat cerita beraroma
mistis. Itulah sejak awal kami dari kepolisian tegaskan, satu tidak hilang tenggelam
tapi hilang kemudian kita lihat sisi kemanusiaannya yaitu pemulihan kondisi
dari Bu Nining," lanjutnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah
saksi, Nining diketahui terpaksa meminjam uang ke bank karena mengganti uang
tabungan warga. Uang tabungan itu terpakai oleh Nining hingga terpaksa dia
berutang. Soal besarannya, polisi tak mengungkapkannya.
"Dia sengaja meminjam uang ke
Bank karena harus mengambalikan uang milik warga, setelah berutang dia
kebingungan membayar sampai akhirnya ada pihak luar yang membuat skenario
tersebut. Dia sengaja menghilangkan diri saat berwisata," tandas Susatyo.
Loading...

