Heronesia.com - Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk
mengatakan, pihaknya bakal menginvestigasi pesan broadcast ihwal peringatan
reuni 212 yang disebut ditunggangi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). "Karena
ini bukan dari Indosat, maka kami butuh waktu untuk menginvestigasi,"
katanya, Senin, 3 Desember 2018.
Turina tak merinci berapa lama investigasi berjalan. Dia
mengatakan investigasi ini dibutuhkan untuk melacak dari mana pesan itu
berasal.
Sebelumnya, sejumlah pengguna kartu SIM Indosat mendapat
pesan broadcast yang menyebut acara reuni akbar 212 ditunggangi oleh HTI. Seperti dilansir Tempo
menerima pesan itu saat berada di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada 2 Desember
2018, sekitar pukul 11.30. "Waspadai Reuni Alumni 212 ditunggangi
HTI," bunyi pesan itu.
Awalnya, muncul sebuah pop up di layar telepon genggam
dengan isi pesan yang sama. Lalu muncul dua pilihan, yakni menyimpan atau
menutup pesan. Bila disimpan, pesan akan masuk dalam kotak pesan telepon
genggam.
Tempo memilih untuk menyimpannya. Pengirim pesan tertulis
212 DAMAI. Dua awak media lain yang juga menggunakan jaringan Indosat dan
tengah meliput reuni 212 menerima pesan serupa sekitar pukul 11.00 WIB.
Source: Tempo.com
Loading...

