Heronesia.com - Sebuah video berdurasi 48 detik menampilkan Pimpinan FPI
Habib Rizieq Syihab diduga tengah berpamitan beredar melalui pesa berantai.
Video tersebut seakan menjawab kabar kepulangan Rizieq ke Tanah Air di tanggal
21 Februari mendatang.
Humas Panitia Penjemputan Rizieq, Habib Novel mengakui video
tersebut juga beredar dikalangan alumni 212. Namun, untuk kebenaran pentolan
FPI itu pulang dirinya belum dapat memastikan.
"Dari kabar grup kita itu positif di bandara (Jeddah).
Cuma saya lagi cek dulu kebenarannya saya belum ada jawaban dari Mekah
langsung. Tapi memang grup kita sendiri sudah viral Habib Rizieq mau pamitan
atau mau ke Turki, atau itu ketemu saya juga enggak paham," ujarnya saat
dihubungi merdeka.com, Selasa (20/2).
Pun ia tidak mengetahui persis ihwal sejumlah pria yang
terlihat mendampingi Rizieq di dalam video tersebut.
"Karena orang-orang di sebelahnya saya nggak kenal,
karena yang saat ini di Mekah itu saya kenal di kanan kirinya siapa. Makanya
saya cek dulu cuma di Mekah belum ada Jawaban, mungkin di Mekah lagi persiapan
atau gimana saya nggak paham," ujarnya.
Menurutnya dalam video itu, Rizieq diharapkan tak perlu
pulang untuk saat ini. Hal itu demi kemaslahatan umat Islam dan juga atas kasus
yang melilitnya belum juga diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan
alias SP3 oleh kepolisian.
"Tapi emang kalau kuat Habib Rizieq pulang, cuma kita
ini sampai saat ini polisi nggak memberikan SP3 kita ngelarang (pulang). Saya
pribadi sudah minta habib jangan pulang. Karena demi kemaslahatan bangsa umat
Islam dan habib sendiri. Kita semua rata-rata lebih nyaman habib Rizieq di sana
jangan di sini sampai tuntas pemilu 2019. Maunya kita begitu, nggak tau kalau
habib Rizieq keinginan kuat ke sini saya nggak paham, tetep kita kawal maupun
resikonya kita siap, jiwa raga kita kawal, tumpah darah kita siap. Kalau memang
kita minta jangan pulang jangan pulang, nanti lah habib Rizieq yang tau lebih
istighorohnya lebih tau, Allah kasih petunjuk," bebernya
"Tetap kita keputusan pulang gembira ke sini pun kita
siap kawal maksimal, kita putihkan bandara. Itu pertimbangan beliau, tapi tetap
kita minta maslahat bersama untuk habib Rizieq tidak pulang, nantilah ulama
lebih banyak habib Rizieq tidak pulang, kebanyakan ulama. Kalau dari kalangan
group 212 nggak ada yang minta habib Rizieq pulang," tandasnya. (merdeka)
Loading...

